Anas-Yusuf Daftar Cabup

0
653

 Dikawal Partai  Pengusung dan  Tukang Becak

BANYUWANGI – Pasangan calon bupati (cabup) calon wakil bupati (cawabup) Abdullah Azwar Anas dan Yusuf Wodyatmoko (Dahsyat) kemarin (27/7) mendaftar sebagai peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) 2015 di Komisi Pemilihan Umum  (KPU) Banyu wangi.

Pasangan calon incumbent itu diusung tujuh  partai politik (parpol). Tujuh parpol pengusung itu  adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat (PD), Partai Persatuan Pembangunan  (PPP), dan Partai Amanat  Nasional (PAN).

Jumlah kursi yang diraih tujuh  parpol tersebut mencapai 29  kursi atau 58 persen dari total 50 kursi DPRD Banyuwangi. Rinciannya, PDIP memiliki 10 kursi  dewan, NasDem dua kursi, Gerindra lima kursi, PKS dua kursi, PD memperoleh lima kursi,  PPP mendapat empat kursi, dan PAN memiliki satu kursi.

Pendaftaran pasangan Anas- Yusuf diantar pimpinan dan pengurus parpol, tokoh lintas  agama, tokoh masyarakat, serta pimpinan dan pengurus sejumlah organisasi masyarakat (ormas) yang berangkat dari Taman Sri  Tanjung, Banyuwangi.

Sejumlah tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Kong Hu Cu, hadir  di lokasi tersebut. Dari unsur ormas, tampak hadir Ketua Dewan Tanfidz Pengurus Cabang  (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Banyuwangi, KH. Masykur Ali, dan Wakil Ketua Rais Syuriah  PCNU, KH. Zainullah Marwan.

Selain itu, hadir pula pimpinan dan pengurus Gerakan Pemuda  (GP) Ansor Banyuwangi. Sebelum bergerak menuju kantor KPU, mereka menggelar doa bersama. Masing-masing tokoh agama mendoakan keberhasilan Anas-Yusuf untuk meneruskan  pembangunan di Bumi Blambangan.

Selanjutnya, acara  dirangkai santunan anak yatim. Setelah itu, rombongan merangsek ke kantor KPU dengan menumpang puluhan becak dan lima kereta kencana. Anas-Yusuf  memilih menumpang becak. Dalam perjalanan menuju kantor yang berlokasi di Jalan Agus Salim, Banyuwangi, itu pasangan Anas-Yusuf mendapat sambutan hangat masyarakat.

Terbukti  tidak sedikit warga yang melambaikan tangan ketika rombongan cabup-cawabup itu melintas. Anas mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada tokoh-tokoh agama, tokoh lintas parpol, dan para relawan. “Mudah-mudahan  ini menjadi bagian dalam upaya kita bersama membangun Banyuwangi yang lebih baik,” ujarnya.

Anas menambahkan, koalisi  yang mengusung pencalonan dirinya bersama Yusuf Widyatmoko  terdiri atas banyak parpol. Dikatakan, dia dan Yusuf ingin membangun kekuatan bersama dalam membangun Banyuwangi.  “Semakin banyak yang bergabung, semakin baik,” kata dia.

Ketua KPU Syamsul Arifin mengatakan,  secara kumulatif syarat dukungan parpol atau gabungan parpol untuk dapat mengusung cabup-cawabup, yakni paling sedikit 20 persen dari total kursi DPRD atau 25 persen dari  total suara sah dapat dipenuhi  pasangan tersebut.

Selain syarat minimal perolehan kursi, kata Syamsul, syarat  rekomendasi dari parpol pengusung juga terpenuhi. “Artinya, pendaftaran pasangan Anas-Yusuf bisa ditindaklanjuti ke tahap selanjutnya, yakni tahap verifikasi persyaratan administrasi,”kata mantan wartawan tersebut.

Sementara itu, pimpinan parpol yang bergabung dalam koalisi menyatakan, mereka mengarahkan dukungan kepada pasangan Anas-Yusuf karena berhasil  memimpin Banyuwangi  dalam periode pertama menjabat  2010 hingga 2015.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Banyuwangi I Made Cahyana Negara. Dikatakan, PDIP kembali mengusung duet Anas-Yusuf untuk memantapkan keberhasilan yang telah berhasil selama lima tahun. Selain itu, berdasar hasil survei yang dilakukan PDIP Banyuwangi, pasangan Anas-Yusuf mengantongi dukungan sekitar 80 persen masyarakat.

“PDIP kembali mengusung Anas-Yusuf supaya Banyuwangi lebih dahsyat lagi,” kata Made Ketua DPC PD, Michael Edy Hariyanto mengatakan, DPC PD mengirim usul cabup-cawabup  yang akan didukung dalam pilbup  mendatang sesuai kehendak  rakyat dan aspirasi pengurus PD  mulai tingkat ranting hingga DPC.

Tadi malam (Minggu) sudah  diputuskan PD mendukung Anas-  Yusuf. Kita diperintahkan mendukung Pak Anas,” ujarnya.  Selama memimpin Banyuwangi,  kata Muchael, Anas-Yusuf telah membawa perubahan positif yang sangat signifikan. “Kami  akan membentuk tim untuk memenangkan Anas-Yusuf.

Semua mesin partai solid mendukung  Pak Anas,” tegasnya. Pernyataan senada dilontarkan  Ketua DPD PKS, Mandiri Ratu Warang Agung. Dikatakan, sebelum  memutuskan mendukung  pasangan Anas-Yusuf, pihaknya telah melakukan jaring aspirasi  untuk mengukur tingkat elektabilitas  calon.

“Ternyata, hasilnya  banyak yang mendukung Anas-  Yusuf. Itu yang menjadi alasan kita mengusulkan ke DPP PKS  untuk mengusung kembali pasangan  Anas-Yusuf,” kata dia. Sementara itu, salah satu anggota tim pemenangan pasangan Dahsyat, dr. H. Mufti Anam,  mengatakan pasangan Anas dan  Yusuf didukung sejumlah partai  politik.

Mufti mengatakan, koalisi yang dibangun lintas partai  itu berangkat dari keinginan  menjaga keberlanjutan pembangunan di Banyuwangi. Selama lima tahun terakhir, pembangunan di Banyuwangi mampu memperlihatkan perubahan yang signifikan.

“Meski didukung sejumlah partai politik dan berbagai kelompok masyarakat,  tapi pasangan Dahsyat tidak
besar kepala. Bagi Anas-Yusuf, membangun daerah membutuhkan kerja sama banyak pihak,” ujarnya. (radar)