Banyuwangi dan BPPT Kolaborasi Garap Pengembangan Kopi dan Cokelat dari Hulu ke Hilir

0
402

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi berkolaborasi dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), guna menyiapkan SDM pengembangan kopi dan cokelat dari hulu ke hilir.

Fokus kolaborasi ini adalah para pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan santri untuk didorong menjadi pegiat bisnis rintisan kopi dan cokelat.

Usai penandatanganan nota kesepahaman dengan Kepala BPPT Hammam Riza, Jumat (8/3/2019), Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, pemerintah daerah melakukan kerja bareng BPPT menyiapkan SDM kopi dan kakao sebagai bahan dasar cokelat karena dua komoditas itu dinilai cukup berlimpah di Banyuwangi.

“Kopi dan cokelat dipilih karena trennya terus berkembang pesat. Saat ini muncul lebih dari 100 bisnis rintisan kopi dan cokelat dengan berbagai merek yang digerakkan anak-anak muda Banyuwangi,” papar Bupati Anas.

Dia menjelaskan, konsumsi kopi Indonesia hanya 1,5 kilogram per kapita per tahun. Jepang 5 kilogram dan Finlandia mencapai 12 kilogram sehingga pasar ke depan sangat cerah.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last

Baca :
Teladan, Sepuluh Wajib Pajak Banyuwangi Raih Penghargaan