Dihajar Orang Gila, Pria Asal Wongsorejo Alami Patah Hidung

0
847

Ilustrasi-Pemukulan


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Keberadaan orang gila (orgil) yang berkeliaran di tempat umum mulai menuai keresahan. Betapa tidak, selain menimbulkan kesan kumuh, keberadaan orgil juga membahayakan keselamatan masyarakat.

Seperti dialami Muhammad Toha, 59, warga Dusun Krajan  I, RT 2 RW 2, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, kemarin. Membuka pintu rumah miliknya justru berbuah penganiayaan. Tanpa sebab yang jelas, dia menerima pukulan kayu bertubi-tubi dan hantaman batu oleh orgil yang kerap berseliweran di jalan raya jurusan Banyuwangi-Situbondo tersebut.

Akibatnya sudah bisa ditebak, Toha menderita luka serius di sekujur tubuhnya. Bahkan, tulang hidung bapak tiga anak tersebut patah. Darah segar pun keluar dari hidung pria malang tersebut. Peristiwa nahas itu berawal ketika Toha membuka pintu warung  lesehan miliknya usai menjalankan  salat Subuh kemarin (17/8).

Entah bagaimana ceritanya, satu orgil tiba-tiba menyerang. Suara jeritan kesakitan terdengar istri dan anak Toha yang tengah berada di dalam rumah. “Karena memang sering ada orgil berseliweran, saya kira yang menjerit-jerit itu orgil. Tetapi, ternyata itu suara ayah saya,” ujar Riskiyanti, putri bungsu Toha.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last