JCH Tegalsari Kesasar ke Masjidilharam

  • Bagikan

MAKKAH – Salah satu jamaah calon haji (JCH) asal Desa Tegalsari, Kecamatan Gambiran, sempat kesasar ke Masjidilharam Rabu (16/9) kemarin. Jamaah haji perempuan atas nama Istingaroh, 75, itu akhirnya ditemukan salah satu petugas haji Banyuwangi di sekitar Masjidilharam sekitar 1.5 jam setelah dinyatakan hilang.

Juhdy, petugas haji Banyuwangi mengatakan, Ibu  lstingaroh awalnya menjalani perawatan kesehatan  di luar maktab. Setelah menjalani pemeriksaan  rutin tim dokter, Ibu lstingaroh langsung dibawa kembali ke maktab bersama rombongan lain menggunakan bus.

Namun, saat semua jamaah turun di maktab, Ibu lstingaroh tidak turun dan tetap berada di dalam bus Sementara itu, bus tersebut terus melanjutkan perjalanan menuju Masjidilharam. Petugas haji dan jamaah lain yang sudah turun dl maktab pun bingung dengan tidak adanya lbu lstingaroh bersama rombongan yang sudah turun itu.

”Saat saya hitung kok jumlah jamaah kurang satu. Terus saya sadar bahwa lbu lstingaroh masih di dalam bus menuju Masjidilharam.” terang Juhdy. Mengetahui ada satu jamaah yang masih terbawa bus, Juhdy langung mengejar bus yang membawa Ibu lstingaroh menuju Masjidilharam itu.

Setelah sampai di Masjidilharam Juhdy tidak langsung menemukan Istingaroh di kawasan Masjidilharam Dia harus menunggu 1,5 jam hingga akhirnya bertemu lstingaroh di Masjidilharam. “Tapi akhirnya ketemu Ibu lstingaroh dan langsung saya bawa kembali ke maktab.

Saya sempat menangis di Masjidilharam saat bingung mencari,” jelas Juhdy. Sementara itu, untuk mempersiapkan ibadah selanjutnya, beberapa Jamaah dan dan petugas haji Banyuwangi kemarin melakukan cek lokasi Armina (Arafah,Muzdalifah. dan Mina).

Peninjauan lokasi Armina itu difasilitasi pemilik hotel tempat jamaah haji Banyuwangi menginap. “Wukuf insya Allah akan dilaksanakan pada Rabu 23 September. JCH seluruh dunia akan berkumpul di sana nanti.” pungkas Juhdy. (radar)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: