Kemenag-MUI Waspadai Gafatar

0
583

BANYUWANGI – Heboh  Fajar Nusantara (Gafatar) yang dirasa menyesatkan juga sampai ke Banyuwangi. Namum, berdasar data pihak Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi, sejauh ini belum ada warga Banyuwangi yang mengikuti aliran Gafatar.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Hal itu ditegaskan Kepala Kemenag Banyuwangi, Santoso, kemarin. Menurutnya, sejauh ini belum ada laporan warga Banyuwangi mengikuti aliran Gafatar. Meski begitu, pihaknya tetap mengimbau masyarakat hati-hati terhadap aliran-aliran yang menyimpang jauh dari rukun Islam dan ideologi bangsa.

“Baik info maupun data masih belum ada yang terekrut Gafatar. Kita harus tetap waspada hal itu,” tegas Santoso. Selain perlu sikap hati-hati dari kita sendiri, tampaknya peran orang tua juga perlu dalam mengawasai anak-anaknya yang mengalami perubahan yang sangat drastis dibanding sebelumnya.

Loading...

Faktor lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap masuknya aliran Gafatar ke tengah masyarakat.  Santoso menambahkan, masyarakat Banyuwangi sebaiknya tidak terlalu muluk-muluk dalam mendalami ilmu agama.

Lebih baik masyarakat Banyuwangi belajar agama Islam sesuai syariat yang sudah ada. Senada dengan pihak Kemenag Banyuwangi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banyuwangi, Moch Yamin, menegaskan di Banyuwangi belum ada laporan terkait warga yang ikut Gafatar.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2