Beranda Olah Raga Menunggu Honor, Ferdinand Sinaga Main Tarkam

Menunggu Honor, Ferdinand Sinaga Main Tarkam

0
601

BANYUWANGI – Kasus tunggakan pembayaran terhadap dua pemain rekrutan Persewangi, Ferdinand Sinaga dan Slamet Nur Cahyo, akhirnya menemui titik terang. Setelah sempat tidak dibayar, dua pemain tersebut akhirnya beres dan bisa pulang ke kampung halaman masing-masing.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Sebelumnya, dua pemain tersebut tertahan di Banyuwangi gara-gara hak mereka belum dibayar manajemen. Padahal, gaji rekan-rekannya setim sudah klir. Karena sudah dibayar, para pemain pun angkat kaki. Ferdinand Sinaga pusing tujuh keliling.

Nah, sambil menunggu realisasi pencairan, pemain terbaik ISL musim lalu itu rela bermain tarkam (antar kampung)  yang digeber di lapangan Concrong, Kecamatan Rogojampi. Meski honornya tidak terlalu gede, tapi dana tersebut bisa dijadikan modal tambahan untuk pulang ke Makassar.

Tetapi, persoalan pemain bintang tersebut jelas menjadi tamparan bagi Persewangi. Sisa tunggakan yang menjadi hak Ferdinand Sinaga mencapai Rp 6 juta. Dia baru bisa menikmati hasil keringatnya sendiri kamis lalu (6/8).

‘’Alhamdulillah sudah dibayar manajemen,’’ kata asisten pelatih Persewangi, Imam Hambali, kemarin. Imam Hambali mengatakan, pihaknya terus menemani pemain yang bersangkutan. Sebab, secara psikologi, Ferdinand Sinaga shock. ‘’Untungnya semua sudah selesai dan dia pulang lewat bandara Ngurah Rai, Denpasar,”  tandasnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

error: Uppss.......!