POLISI PUN BERHARAP HUJAN

0
654

BANYUWANGI – Dampak kemarau panjang bukan hanya dirasakan para petani. Polisi juga berharap hujan segera turun karena tidak kuat dengan suhu yang terus membakar wilayah Banyuwangi.  Doa dan harapan segera turun hujan itu dirupakan dalam salat istisqa di halaman Mapolres Banyuwangi pagi kemarin.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Ratusan polisi mulai perwira hingga bintara berbaur dalam salat istisqa. Bertindak sebagai khatib adalah Ahmad Sidiq, penyuluh agama dari Kemenag Banyuwangi.  Peserta salat ada yang mengenakan seragam dinas dan sebagian lagi berbusana serba Jamaah tampak khusyuk menjalankan ibadah.

Sidiq dalam khotbahnya mengatakan, salat istiqa digelar disarankan mengenakan pakaian yang lusuh. Itu sebagai tanda bahwa yang menjalankan ibadah sangat mengharapkan turunnya hujan. “Berhubung anggota polisi sudah telanjur berpakaian dinas tidak jadi soal. Yang utama sesuai tuntutan,” katanya.

Ada beberapa alasan mengapa polres menggelar salat istisqa. diantaranya karena rasa prihatin terhadap kekeringan yang melanda sejumlah daerah, khususnya di Banyuwangi. Selain itu, sebagai bentuk solidaritas atas musibah kabut asap di kawasan Sumatra dan Kalimantan.

Loading...

“Di Punvoharjo, Pesanggaran, dan Kalipuro, sebenarnya juga sempat  kebakaran hutan. Namun, semua bisa dipadamkan. Ke depan, penanganan kebakaran hutan yang terjadi setiap tahun di negara ini bisa dicarikan solusi. Sebagai wujud keprihatinan itu kita di Banyuwangi menggelar salat istisqa,” beber AKBP Bastoni Purnama, Kapolres Banyuwangi, kemarin.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2