Tiga Warga Positif DB, Kompak Bersihkan Genangan

0
569

Ratusan-siswa-MA-Al-Qodiri-Desa-Kelir,-bersama-polisi-dan-TNI-melakukan-pemberantasan-sarang-nyamuk-di-Dusun-Krajan,-Desa-Kelir,-Kalipuro,-kemarin.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

KALIPURO – Persebaran nyamuk aedes aegypti yang sering membawa penyakit rupanya menimbulkan kekhawatiran aparat. Warga bersama siswa sekolah, ormas pemuda, perangkat desa, aparat puskesmas, polisi, dan TNI, turun  tangan memberantas sarang nyamuk di Dusun  Krajan, Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro.

Sebelumnya, pihak Puskesmas Kelir mencatat ada tiga warga di Dusun Krajan yang positif terkena demam berdarah (DB) selama Agustus 2016. Kabar tersebut menyebabkan pihak Koramil dan Polsek Kalipuro turun tangan. Dipimpin Kapolsek Kalipuro, AKP Supriyadi  dan Danramil Kalipuro, Lettu Inf. Misdari, belasan anggota  TNI–Polri blusukan mencari sarang-sarang nyamuk.

Loading...

Mereka menyusuri lorong-lorong  rumah penduduk yang banyak terdapat lubang dan genangan  air. Selain itu, juga dedaunan pohon berbentuk cekung dan sampah plastik yang berserakan di tepi jalan dan saluran air. “Penyebaran nyamuk aedes aegypti cukup   berbahaya saat ini. Apalagi, terbaru ada virus zika. Sebelum menyebar  kemana-mana kita hentikan dari lokasi yang paling banyak populasinya,” ujar Danramil Kalipuro, Lettu Misdari.

Kepala Puskesmas Kelir, drg.  Nur Hidayat, menambahkan ditemukannya tiga pasien positif  DB menjadi warning bagi seluruh masyarakat di dusun tersebut. Hal tersebut menunjukkan ada  populasi cukup tinggi dan kondisi lingkungan kurang bersih,  sehingga mendukung tumbuh  kembang nyamuk. Hal yang paling efektif memutus rantai pertumbuhan nyamuk  adalah pemberantasan sarang  nyamuk (PSN).

Lanjutkan Membaca : 1 | 2