Pulang Yasinan, Warga Jajag Tewas Diseruduk Motor

  • Bagikan
Anggota Unit Lantas Polsek Jajag melakukan oleh TKP kecelakaan yang menyebabkan satu korban tewas, kemarin (17/11).

GAMBIRAN – Kecelakaan yang menyebabkan satu korban tewas, terjadi di jalan raya Dusun Petahunan, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Kamis malam (16/11). Korban yang baru pulang dari pengajian yasinan itu, tewas setelah diseruduk motor Honda Scoopy.

Korban yang bernasib naas itu adalah Suwaji, 69, warga RT 4, RW 2, Dusun Petahunan, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran. Korban meninggal dalam perjalanan ke RS Al Huda Genteng karena luka cukup parah di bagian kepala. “Korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit,” terang Kapolsek Gambiran AKP  Ketut Redana, melalui Kanitlantas Ipda Nanang Wardhana.

Kecelakaan maut yang terjadi sekitar pukul 19.00 itu, bermula saat Suwaji yang baru mengikuti pengajian yasinan di rumah tetangganya akan pulang. “Saat keluar dari rumah tetangga habis yasinan, ada truk besar akan putar arah,” terang Kanitlantas Nanang Wardhana.

Dilihat kendaraan yang melintas di jalan raya jurusan Kecamatan Gambiran-Kecamatan Bangorejo itu sedang ramai, Suwaji berusaha membantu truk yang akan putar arah itu dengan mengatur kendaraan yang akan melintas. “Arus lalu lintas sedang ramai, korban mengatur kendaraan,” terangnya.

Saat korban sedang mengatur arus lalu lintas dengan berdiri di tengah jalan raya, dari arah selatan meluncur kendaraan motor Honda Scoopy dengan nomor polisi DK 23484 QK yang dinaiki Merik Cuwansin, 24, warga Dusun Bangosere, Desa/Kecamatan Bangorejo, bersama Nevi Kliwanti, 25, asal Dusun Selorejo, Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo. “Dari keterangan saksi, motor agak banter,” terangnya.

Karena arus lalu lintas yang ramai, diduga Merik yang menjadi joki motor tidak bisa mengendalikan setirnya. Sehingga, menabrak korban yang sedang mengatur kendaraan. “Korban langsung ditabrak dan jatuh ke jalan aspal,” ungkapnya.

Baca :
Longsor Timbun Tiga Rumah di Banyuwangi, Satu Orang Meninggal Dunia

Akibat ditabrak motor itu, korban terpelanting dan jatuh ke jalan raya. Kakek itu langsung muntah-muntah dan tidak sadarkan diri. Oleh warga, korban langsung ditolong dengan dilarikan ke ke RS Ar Rohmah, Jajag. Karena kondisinya cukup parah, selanjutnya dirujuk ke RS Al Huda, Genteng. Tapi saying, dalam perjalanan korban ini meninggal. “Korban luka parah di bagian kepala,” jelasnya.

Sementara itu, kondisi pengendara sepeda motor Merik dan Nevi hanya mengalami luka ringan. Merik luka di bagian pipi kanan dan robek kecil di kaki kanan. Sedangkan Nevi, sempat pingsan hingga beberapa jam lamanya. barang bukti (BB) berupa satu unit motor Honda Scoopy diamankan di polsek. “Pengendara motor kita periksa, motornya diamankan,” ujarnya

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: