Waspada! Pemukiman Lereng Gunung Ijen Banyuwangi Berpotensi Banjir Bandang

  • Bagikan
Foto: TIMES Banyuwangi (Banjir bandang di Kecamatan Ijen, Bondowoso)

BANYUWANGI – Terbakarnya ratusan hektare hutan di kawasan pegunungan Ijen, Banyuwangi, tempo lalu, patut diwaspadai masyarakat di pemukiman lereng gunung. Pasalnya, tinggi curah hujan akhir-akhir ini berpotensi menimbulkan banjir bandang sewaktu-waktu.

Dilansir dari TIMES Banyuwangi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, meminta masyarakat di pemukiman kaki Ijen untuk mewaspadai hal tersebut. Menyusul, banjir bandang telah menerjang dua desa di Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso pada Rabu (29/1/2020) lalu.

“Banjir bandang yang terjadi di Sempol, sangat mungkin terjadi di Banyuwangi,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi, Eka Muharram, Sabtu (1/2/2020).

Berdasarkan analisa banjir bandang yang melanda Kabupaten Bondowoso, material yang terbawa merupakan sisa-sisa kebakaran hutan dan lahan di TWA Kawah Ijen.

Matinya ribuan pohon akibat kebakaran, menyebabkan akar pohon tidak mampu menahan air hujan yang cukup tinggi. Longsor pun terjadi dan menyebabkan banjir lumpur disertai material kayu sisa kebakaran hutan.

Eka Muharam mengatakan, ada beberapa titik rawan potensi banjir bandang di lereng Pegunungan Ijen yang harus diwaspadai. Khususnya curah sungai kering yang melewati Kecamatan Kalipuro.

“Seperti curah yang melewati Kalipuro, Gombengsari itu muaranya di Sungai Lateng, Sobo dan Kali Bagong. Juga Sungai Kalibendo berpotensi mengalirkan material bekas Karhutla,” katanya.

Di Banyuwangi, diprediksi bakal mengalami hujan dengan intensitas tinggi selama 3 bulan kedepan. Sebab itu, masyarakat yang tinggal di pemukiman lereng pegunungan Ijen diminta untuk selalu waspada akan bahaya banjir bandang.

Baca :
184 Desa di Banyuwangi Rawan Banjir Jelang Musim Hujan, BPBD Imbau Waspada
  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: