Mandi Tengah Malam di Sumber Watudodol

0
2657

KALIPURO – Ratusan warga berbondong-bondong datang ke mata air tawar di Pantai Watudodol Jumat malam lalu (23/10). Mereka menjalani kegiatan tahunan mandi air kembang di mata air Watudodol pada malam 10 Suro kalender Jawa.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Ratusan warga tersebut merupakan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Yayasan Al-Hikam, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Mereka mandi di sumber air itu untuk menolak bala serta menyucikan jiwa dan raga di bulan Suro.

Kegiatan mandi itu dilaksanakan sejak sore. Oleh karena itu, ratusan santri sudah mulai berdatangan ke Pantai Watudodol sejak sore hari.  Acara diawali dengan melakukan larungan. Setelah melakukan prosesi larungan, seluruh santri kembali pulang ke rumah masing-masing.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan istighotsah bersama di Ponpes Yayasan Al-Hikmah di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. sejak pukul 22.00. Usai melakukan istighotsah, seluruh santri yang datang dari berbagai daerah di Indonesia itu melakukan prosesi terakhir.

Ada yang berasal dari Bojonegoro, Semarang, Jakarta, Bali, dan kota lain. Prosesi terakhir yang mereka jalani adalah mandi di mata air tawar di Pantai Watudodol. Selain santri, ada juga beberapa warga sekitar yang hadir. Dengan telanjang dada warga dan santri itu menunggu guyuran air dari pengasuh Ponpes Yayasan Al-Hikam, yakni KH. Mas Saifullah Ali Bagiono sejak pukul 24.00.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2