Seekor Penyu Sisik Ditemukan Mati di Pantai Cacalan

0
288
Foto: detik

BANYUWANGI – Seekor penyu sisik dalam kondisi sudah mati ditemukan terdampar di pinggir Pantai Cacalan, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (14/8/2019). Salah satu spesies satwa dilindungi ini diduga tersangkut jaring nelayan sehingga mati karena kesulitan bernafas.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dilansir dari detikcom, penyu sisik itu berukuran panjang 50 centimeter dan lebar 47 centimeter. Kontan saja, penemuan satwa di lindungi ini menyedot perhatian para pengunjung di pantai yang berada di kawasan pusat kota Banyuwangi tersebut.

Petugas Masyarakat Mitra Polhut (MMP) Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur di Banyuwangi, Ardys Tensandi mengatakan, berdasarkan hasil penelurusan pihaknya, penyebab kematian penyu tersebut di duga diakibatkan karena terkena jaring nelayan.

“Dari keterangan warga, awalnya ada 2 ekor penyu yang tersangkut jaring nelayan lalu dievakuasi ke pinggir pantai,” ungkap Ardys.

“Satu ekor penyu dalam kondisi sehat lalu di lepaskan kembali ke tengah laut,” tuturnya.

Sedangkan satu ekor lainnya dalam kondisi lemas sehingga masyarakat mengevakuasinya ke daratan. Namun rupanya kata Ardys, selang beberapa lama, justru penyu tersebut mati.

“Kita menduga terjerat jaring, karena ada bengkak di lehernya. Kemudian dilepaskan dan terdampar di pantai cacalan,” kata Wiyanto Haditanojo, pembina Yayasan Penyu Banyuwangi atau Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF).

Pria yang akrab disapa Wiwit tersebut tidak melihat adanya unsur kesengajaan membunuh satwa liar tersebut.

“Penyu kan nafasnya pakai paru-paru. Mungkin karena terjerat jaring, sehingga tidak bisa bernafas di dalam air,” katanya.

Baca :
Sulap Saluran Irigasi Penuh Sampah Jadi Kolam Ikan Ala Jepang

Sementara itu, setelah dilakukan pemeriksaan, bangkai penyu tersebut langsung dikubur di sekitar Pantai Cacalan.

Wiwit menambahkan, Penyu Sisik ini merupakan salah satu spesises dari 7 jenis penyu yang dilindungi.

“Di dunia ada 7 jenis yang dilindungi. 6 ada di Indonesia yang mana 4 diantaranya ada di Banyuwangi,” ujarnya.

Keempat jenis penyu yang ada di Banyuwangi, yakni Penyu Blimbing, Penyu Hijau, Penyu Lekang dan Penyu Sisik.

“Mereka hidup diperairan Banyuwangi, ada yang di Baluran, Sukamade, Alas Purwo, dan di Pantai Banyuwangi Kota,” pungkas Wiwit.

Loading...

[AWPCPRANDOMLISTINGS limit=1]