Agung Abaikan Putusan MK

  • Bagikan

Siap Maju sebagai Cabup

BANYUWANGI – Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengharuskan legislator mundur setelah ditetapkan sebagai calon kepala daerah tidak menyurutkan langkah beberapa kandidat calon bupati (cabup). Sejumlah kandidat cabup  mengaku pantang  mundur walau harus kehilangan jabatan empuk sebagai anggota dewan.

Selain cabup incumbent Abdullah Azwar Anas, ada  beberapa tokoh lain yang siap  maju dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Banyuwangi 2015. Beberapa di antaranya telah memasang baliho atau poster perkenalan diri.

Seperti dilakoni Wakil Ketua DPRD, Joni Subagio, dan Ketua Komisi E DPRD Jatim, Agung Mulyono. Joni yang juga ketua DPC PKB Banyuwangi itu telah mendaftarkan diri sebagai salah satu kandidat cabup PKB. Jika mendapat rekomendasi  dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB, Joni bisa melenggang sebagai cabup tanpa perlu sibuk mencari mitra koalisi.

Sebab, kursi PKB di DPRD Banyuwangi  telah memenuhi ambang batas minimal untuk mengusung cabup, yakni 20 persen dari total  kursi dewan. Agung yang duduk di kursi dewan dari Partai Demokrat (PD) diperkirakan akan maju sebagai cabup partai yang dibidani Susilo Bambang Yudhoyono itu.

Bedanya, untuk dapat mengusung cabup, PD yang hanya memperoleh  lima kursi atau 10 persen dari total 50 kursi DPRD harus mencari mitra koalisi. Lantas, bagaimana tanggapan para legislator yang berniat maju sebagai cabup tersebut? Joni Subagio yang secara matematis memiliki peluang lebih besar dibandingkan Agung belum memberikan komentar  tentang putusan MK itu.

Dia tidak mengangkat dua kali panggilan telepon yang dilayangkan Jawa Pos Radar Banyuwangi. Sementara itu, Agung Mulyono yang dikonfirmasi wartawan secara  terpisah menegaskan, keputusan  MK mengharuskan legislator mengundurkan diri dari  jabatannya tidak menyurutkan niatnya mencalonkan diri sebagai kandidat cabup.

“Saya siap maju terus pantang mundur,” tegasnya. Bahkan, Agung mengaku meski secara resmi rekomendasi DPP PD belum turun, dia optimistis rekomendasi cabup tersebut selangkah lagi berada di tangannya. “Saat rapat pimpinan nasional (rapimnas), di Dapil Jatim III nama saya yang disebut sebagai calon kepala daerah,” tuturnya.

Sekretaris DPC PD, Julisetyo  Puji Rahayu menuturkan, rekomendasi  resmi cabup yang akan diusung PD pada pilbup Banyuwangi memang belum  turun. “Hanya saja pada rapimnas  dikatakan, kalau ada kader yang maju akan di-support. Di Banyuwangi sejauh ini baru  dokter Agung yang sudah jalan (menjadi kandidat cabup, red),”  pungkasnya.(radar)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: