Emas Meleset, Hanya Sabet Dua Perunggu

0
199
Wahib Tohari

BANYUWANGI – Target medali emas yang dibidik pengurus Persatuan Angkat Besi dan Binaraga Indonesia (PABBSI) Banyuwangi dalam Kejurprov PABBSI Jatim di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Kota Kediri yang berlangsung kemarin (12/11) meleset. Kuatnya dominasi atlet tuan rumah Kediri membuat para binaragawan asal Banyuwangi, yaitu Wahib Tohari dan Moh. Rohim, harus puas dengan juara tiga atau medali perunggu.

Hal ini diakui pengurus PABSSl Banyuwangi disebabkan adanya sedikit salah prediksi. Seperti umumnya cabor yang akan bertanding, PABBSI Banyuwangi hanya memantau calon lawan dari kabupaten/kota yang dianggap kuat seperti Malang dan Surabaya. Namun rupanya, justu atlet asal tuan rumah Kediri dan Mojokerto yang tampil cukup bagus. Sehingga membuat Banyuwangi harus puas dengan dua medali perunggu.

Loading...

“Perkembangan lawan cukup signifikan dalam setahun terakhir. Prediksi kita Malang dan Surabaya yang bakal bersaing kuat. Tapi ternyata malah Kediri dan Mojokerto, belum lagi satu atlet andalan kita Untung Sutrisno tidak jadi berangkat,” ujar Ketua PABBSI Banyuwangi Beni Hiar.

Banyuwangi sendiri memperoleh dua medali perunggu dari Wahib Tohari yang bermain di Kelas 75 kilogram dan Moh. Rohim yang turun di kelas 80 kilogram. Sedangkan Sugeng Winarso harus puas menjadi juara harapan tanpa medali.

Akan tetapi, meski meleset dari target, PABBSI Banyuwangi masih harus bersyukur. Pasalnya dua atltet yang memperoleh perunggu ini berkesempatan untuk mengikuti Kejurnas PABBSI pada 9-10 Desember mendatang. Sehingga para atlet itu masih memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka mewakili PABBSI Jawa Timur di ajang tersebut. Beni optimistis kedua atletnya bisa kembali membawa prestasi jika turun di Kejurnas.

Karena selama ini, untuk lawan-lawan yang berat memang di seputaran atlet binaraga yang ada di Jawa Timur. Yang notabene adalah lawan-lawan mereka di Kejurprov kemarin.

“Keputusan di Rakerda kemarin, juara 1, 2, dan 3 lolos otomatis ke Kejurnas. Kita harap ini benar, jadi nanti tidak usah ada seleksi lagi. Kita juga ingin punya kesempatan bertanding di kejuaraan Asia di Batam,” tandasnya. (radar)

loading...