The Latest Collection of News About Banyuwangi
English VersionIndonesian

The Police of the Motorcycle Escape

Register your email to Subscribe to news delivered directly to your mailbox
LEMAS: Sulton Akbar (left) dan Muhammad Sayadi untuk sementara diamankan di Polsek Genteng, yesterday (7/2) (Salis Ali/RaBa)

RADARBANYUWANGI.ID – Masih ingat Viska Susanti, 32, from the village of Krajan, Sidomulyo Village, Silo . District, Jember yang motornya Honda Scoopy dibawa kabur oleh lelaki kenalannya saat diajak jalan-jalan di Kecamatan Genteng?, pelakunya berhasil ditangkap oleh anggota Polsek Genteng, yesterday (7/2).

Pria yang sempat mengaku warga Kecamatan Kalibaru, itu ternyata Shulton Akbar, 23, seorang mahasiswa asal Dusun Krajan, Tamansari Village, Tegalsari District. Pelaku ini, ditangkap polisi di sebuah pondokan yang ada di Kecamatan Glenmore. “Pelaku kita tangkap bersama temannya yang bertugas menjual motor milik korban,” cetus Kapolsek Genteng, Police Commissioner Sudarmaji.

According to the Police Chief, teman pelaku yang ikut diamankan di polsek itu Muhammad Sayadi, 23, asal Dusun Sumberwadung, Kaligondo Village, Tile District. Keduanya diringkus sekitar pukul 02.00. “Kita tangkap bersama di pondokan," he said.

Dari keterangan para pelaku itu, it's clear, motor Honda Scoopy dengan nomor polisi DK 6820 ABE milik korban Viska Susanti, oleh Shulton diserahkan pada Sayadi. Next, motor itu dijual ke Madura dan laku Rp 5 million. “Sayadi dari penjualan motor itu mendapat Rp 500 thousand,he explained.

Dari keterangan Sayadi, explained the Chief of Police, awalnya oleh Shulton setelah menjualkan motor itu diberi Rp 1,5 million. Tapi yang Rp 1 juta itu diminta lagi. “Shulton minta yang Rp 1 juta dan janji kalau tertangkap tidak akan nyokot," he said.

The police chief said, kasus ini masih akan dikembangkan. Shulton yang tercatat menjadi mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Banyuwangi, mengaku baru pertama melakukan tindakan kejahatan ini. “Pelaku mengaku membawa kabur milik korban karena kepepet uang," he said.

Seperti diberitakan harin ini sebelumnya, nasib apes menimpa Viska Susanti, 32, from the village of Krajan, Sidomulyo Village, Silo . District, Jember. Motor Honda Scoopy dengan nomor polisi DK 6820 ABE miliknya, dibawa kabur oleh lelaki yang baru dikenalnya.

Severity, Viska ternyata belum tahu pasti nama dan alamat lelaki yang baru dikenal melalui WhatsApp (WA) nyasar ke handphone (HP) hers. “Cewek ini baru kenal dan baru ketemu dengan lelaki itu,” cetus Kapolsek Genteng, Police Commissioner Sudarmaji.

Dari keterangan Viska, explained the police chief, kejadiannya pada Minggu (30/1) around 17.00. At that time, Viska yang baru kenal lelaki itu pada awal Januari 2022 meluncur dari Kecamatan Silo, Jember, menuju ke Kalibaru dengan naik motor Honda Scoopy. “Keduanya janjian ketemu di SPBU Kalibaru," he explained.

Dari Kalibaru itu, explained the Chief of Police, keduanya ingin main ke Genteng. Tapi setiba di Desa Kaligondo, Tile District, Viska mengajak berhenti di toko untuk membeli minuman. “Korban turun dari motor untuk membeli minum, sedang pelaku tetap di atas motor,” katanya seraya menyampaikan saat korban beli minum itu pelaku kabur sambil membawa motor milik korban.

Source : https://radarbanyuwangi.jawapos.com/berita-daerah/genteng/09/02/2022/polisi-ringkus-pembawa-kabur-motor