Warga Bantah Setuju Pemasangan Listrik

0
76

PESANGGARAN-Klaim PT BSI yang menyebut pemasangan jaringan listrik PLN telah disetujui warga, ternyata ditentang oleh warga yang tinggal di sekitar lokasi tambang emas Gunung Tumpang Pitu Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

Penolakan pemasangan jaringan itu, itu dilakukan dengan aksi yang digelar pada Sabtu sore  (18/3). Mereka juga mengirim  release yang ditandatangani,  Yogi Turnando, Armi, dan Taufiq dari FNKSDA Banyuwangi. Dalam release yang dikirim ke  Jawa Pos Radar Genteng, aksi  yang digelar pada Sabtu sore (18/3), itu bukti kalau mereka  tidak pernah sepakat dengan  pembangunan jaringan listrik untuk perusahaan tambang di  Gunung Tumpang Pitu.

Warga kembali beraksi menolak pemasangan jaringan listrik di depan kantor BSI,

“Kami  menghentikan aksi bukan karena sepakat dengan perusahaan, tapi karena diintimidasi oleh keamanan,” cetus Yogi, Armi,  dan Taufiq dalam relesenya. Penolakan warga atas tambang emas di Gunung Tumpang Pitu,  itu telah berlangsung sejak 2008.  Namun puluhan unjuk rasa warga, tidak membuat pemerintah  daerah, provinsi, dan pemerintah pusat menghentikan atau mencabut izin usaha pertambangan.

Loading...

Pemerintah lebih berpihak memfasilitasi kepentingan perusahaan tambang daripada melindungi keselamatan warga dari bahaya tambang, seperti ancaman limbah sianida dan  ancaman krisis air. Sementara itu, Kapolsek Pesanggaran AKP Sudarsono saat   dikonfirmasi terkait aksi warga  itu menyatakan memang ada aksi pada Sabtu sore.

“ Ya ada  aksi, Mas, ini tadi saya balik  kanan dari sana,” jelasnya.  Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, setelah sempat dihadang oleh warga, pembangunan jaringan listrik PLN menuju kawasan tambang emas PT BSI  di Gunung Tumpang Pitu, Desa Sumberagung, Kecamatan  Pesanggaran, akhirnya tuntas dikerjakan.

Penegasan itu disampaikan  oleh Senior Manager External  Af airs BSI, Bambang Wijonarko, dalam release yang dikirim ke  media kemarin (16/3). “Kami  menyampaikan terima kasih atas pengertian masyarakat terhadap pembangunan jaringan  listrik PLN menuju tambang PT   BSI,” katanya.

Bambang mengaku telah manajemen BSI telah melakukan dialog dengan masyarakat yang sebelumnya mencoba menghalangi pemasangan kabel listrik dari PLN. Dalam dialog  itu, BSI sepakat meningkatkan  komunikasi dengan masyarakat.

Selain itu, dalam penambangan  PT BSI akan selalu memberikan  rasa aman bagi masyarakat di sekitar wilayah tambang emas.  “Kami selalu terbuka untuk berdialog dengan masyarakat, apalagi dengan kepemilikan saham  oleh pemkab, BSI juga menjadi  bagian dari aset Pemkab Banyuwangi,” tambahnya. (radar)

loading...