Beranda Sosial Karya Mpu Joko Suro yang Dibuat dengan Pijatan Jempol

Karya Mpu Joko Suro yang Dibuat dengan Pijatan Jempol

0
11135

Sebelum pergi, Mpu Pitrang menyerahkan besi untuk bahan keris kepada istrinya sembari berkata jika putranya lahir disuruh memberi nama Joko Suro. Setelah dewasa, dia diminta mencarinya ke Kerajaan Majapahit sambil membawa bukti berupa  besi yang diberikan tersebut.

Ketika beranjak dewasa, Joko Suro diminta menemui ayahnya di Kerajaan Majapahit dengan membawa besi peninggalan ayahnya. Besi yang dibawa itu selama di  perjalanan dipijat (ditekan) dengan tangan. Dalam perjalanan, besi itu berubah menjadi keris dan diberi nama keris suro.

“Pada permukaan keris masih ada bekas  pijatan empat jari,” jelas KRT. H. Ilham Trihadinagoro. Selain keris suro, Ilham juga masih memiliki berbagai  koleksi keris dan benda pusaka lain. Namun, dari sekian benda pusaka yang dikoleksi itu, yang paling  memiliki nilai historis kuat di Blambangan adalah keris suro.

Ilham rutin melakukan perawatan setiap tahun dengan melakukan jamasan. Setiap bulan Suro Ilham juga menyelenggarakan  pameran pusaka, jamasan pusaka, ruwatan pusaka, dan konsultasi perawatan pusaka di Banyuwangi.

Tidak hanya terpusat di satu tempat, dia berkeliling hingga di kecamatan-kecamatan. Pameran keliling, jamasan pusaka, ruwatan pusaka, dan konsultasi perawatan pusaka, itu untuk  mengenalkan benda pusaka kepada generasi muda.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | ... | 2 |3 | 4 | Next → | Last

Loading...

error: Uppss.......!