Ekowisata Perawan di Bedul Mangrove

0
882
SEWA MURAH: Perahu tradisional Gondang-Gandung bisa mengantar pengunjung menyusur Segara Anakan hingga Ngagelan di TNAP.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI kaya wisata ekosistem. Salah satunya adalah wisata mangrove Blok Bedul di Desa Sumberasri, Kecamatan
Purwoharjo. Ada banyak objek andalan yang bisa dinikmati di kawasan wisata, yang digarap Pemerintah Desa Sumberasri bekerja sama dengan Balai Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) itu.

Hutan mangrove Bedul memanjang sejauh 16 Km di sepanjang tepian Segoro Anakan. Tidak tanggung-tanggung, luas hutan mangrove itu mencapai sekitar 2.300 hektare. Sebanyak 27 jenis mangrove yang terdapat di blok Bedul tersebar di kawasan TNAP dan lahan Perhutani. Selain keragaman fl ora, jenis faunanya juga banyak.

Ada banyak jenis hewan yang menghuni kawasan itu, seperti kera dan biawak. Beberapa spesies burung juga beterbangan di kawasan tersebut. Ada elang Jawa dan elang laut, burung dara laut, burung belibis, burung bangau, ancel bumi, king fisher, kecuk, dan kirik-kirik. Bahkan, ada burung migran dari benua Australia dan beberapa jenis burung yang belum teridentifi kasi. Di wisata Bedul, pengunjung bisa menikmati pemandangan yang indah dan alami.

Loading...

Menyusuri perairan Segara Anakan dengan perahu tradisional, yang biasa disebut Gondang-Gandung, akan memberikan pengalaman luar biasa. Di sepanjang perjalanan, pengunjung disuguhi pemandangan hutan mangrove yang eksotis. Di pepohonan mangrove hinggap dan terbang berbagai jenis burung. Kera-kera bergelantungan dan biawak merayap di sela-sela batang pohon. Bagi yang hobi memancing ikan bisa menyalurkan hobinya dengan perahu tradisional. Kegiatan memancing bisa dilakukan pada siang atau malam hari.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2