Peduli Kesehatan Pelajar, PT BSI Bantu Pembangunan Toilet Sekolah

0
161
Jajaran PT BSI bersama guru SDN 4 Pesanggaran dan jajaran Forpimka, saat meresmikan enam toilet dari program CSR bidang pendidikan. (Foto: timesbanyuwangi.com)

BANYUWANGI – Guru dan siswa SDN 4 Pesanggaran, Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (9/8/2017), bersuka cita. Karena kini sekolah mereka telah memiliki enam toilet yang lebih representatif. Baik segi kebersihan maupun penataan.

Ke enam toilet tersebut dibangun dari bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR), PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Yakni operator tambang emas yang ada diwilayah setempat.

Dan begitu dilakukan serah terima, oleh manajemen PT BSI, kepada pihak sekolah, seluruh siswa langsung berhamburan melihat toilet baru mereka. Beberapa diantaranya juga terlihat mencoba tempat cuci tangan yang sumur sumber airnya juga mendapat bantuan PT BSI.

“Tempatnya bagus, toiletnya bersih, didepannya juga ada taman bunga, menyenangkan sekali,” ucap salah satu siswa.

Serah terima sekaligus peresmian enam toilet, yang terdiri dari tiga toilet laki-laki dan tiga toilet perempuan di SDN 4 Pesanggaran, ini dilakukan langsung oleh Project Manager PT BSI, Peter Scalon. Yang didampingi Senior Manager External Affair PT BSI, Bambang Wijonarko, Corporate Communication Manager PT BSI, T Mufizar Mahmud, beserta jajaran.

Turut dihadiri Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Kecamatan Pesanggaran, Sugito, serta jajaran Forpimka Pesanggaran.

“Kami sangat merasakan, CSR PT BSI cukup memberi manfaat pada dunia pendidikan di Kecamatan Pesanggaran, mulai Paud, TK dan SD, baik berupa infrastruktur maupun kegiatan edukasi,” ucap Kepala UPT Pendidikan, Sugito.

Loading...

Dia berharap, CSR bidang pendidikan yang akan diluncurkan kedepan, bisa mendongkrak tumbuh kembang anak.

Camat Pesanggaran, Hardiyono menyebutkan, CSR PT BSI diakui mampu mempercepat pembangunan diwilayah setempat. Salah satu contoh kongkrit adalah pembangunan enam toilet di SDN 4 Pesanggaran.

“Jika mengacu program dan menyesuaikan anggaran pemerintah, maka pembangunannya baru bisa dilakukan 2019 mendatang. Namun dengan CSR PT BSI, pembangunan bica dipercepat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 4 Pesanggaran, Drs Edi Setiawan, menyatakan senang dengan bantuan ini. Karena saat memiliki toilet bersih, mereka bisa menanamkan pola hidup sehat kepada peserta didik.

“Ini sangat memudahkan kami,” ungkapnya.

Dia juga menyampaikan bahwa keberadaan CSR PT BSI, membawa banyak manfaat pada murid setempat. Sebelumnya, saat ruang kelas rusak, pembangunan juga dilakukan dengan anggaran CSR tambang emas terbesar kedua di Indonesia tersebut.

“Kalau tidak diperbaiki, ya sudah bocor ruang kelas kita. Selain itu kita juga pernah dibantu buku, alat peraga pembelajaran dan perlengkapan sekolah lain,” katanya.

Sebelumnya, Project Manager PT BSI, Peter Scalon dalam sambutan menyampaikan bahwa penyaluran CSR merupakan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat. Seperti tagline CSR PT BSI, ‘Berkhidmat Memberi Manfaat’.

“Dan kebersihan memang sangat dibutuhkan anak-anak,” ucapnya.

Senior Manager External Affair PT BSI, Bambang Wijonarko menambahkan, pembangunan enam toilet di SDN 4 Pesanggaran, dari dana CSR, adalah bukti dukungan PT BSI terhadap program pemerintah. Khususnya dalam bidang pendidikan. Terutama program Jeding Rijig, yang selalu digaungkan Bupati Abdullah Azwar Anas.

“Kita juga ingin membudayakan hidup sehat serta mengajak anak-anak untuk menjalani kesehatan dasar,” katanya.

Bambang menambahkan, kepedulian PT BSI dalam pembangunan bangsa dan negara, sudah tidak perlu diragukan lagi. Karena PT BSI adalah perusahaan penanaman modal dalam negeri, yang mana para pemegang saham seluruhnya warga Indonesia. Tentunya, memiliki integritas serta komitmen tinggi dalam membangun negeri.

“Selanjutnya, dari usulan masyarakat, kita akan menyalurkan CSR untuk pembangunan sanitasi umum,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, selain konsen dibidang pendidikan, CSR PT BSI juga disalurkan ke tiga bidang lainya. Yaitu bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat, kesehatan dan infrastruktur. Seluruhnya dilakukan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama didaerah sekitar tambang. (timesbanyuwangi.com)

loading...


Kata kunci yang digunakan :