Hasil Tangkapan Belum Maksimal, Ikan Muncar Dikirim ke Luar Daerah

0
672

BANYUWANGI – Ikan hasil tangkapan para nelayan yang ada di pesisir Muncar dan sekitarnya hingga kini masih belum maksimal. Namun, banyak nelayan memilih menjual ikan hasil tangkapannya ke luar daerah, seperti Surabaya dan Bali.

Beberapa mobil pikap, terlihat parkir di pinggir jalan raya sekitar Pelabuhan Muncar. Kendaraan itu, siap mengangkut ikan yang akan dikirim luar kota.

“Ikan yang dihasilkan nelayan belum sampai memenuhi permintaan pasar Banyuwangi, tapi ini sudah dijual ke luar daerah,” kata Santoso, 45, warga Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar.

Pengiriman ikan itu, jelas dia, biasanya dilakukan pada satu jenis ikan dengan satu tujuan. Tapi untuk saat ini, itu sulit dilakukan karena keberadaan ikan yang terbatas. “Agar pengiriman bisa terus, maka ikan yang dikirim itu ikan campur,” ujarnya.

Loading...

Santoso mengungkapkan, untuk pengiriman ikan ke luar daerah itu yang banyak jenis ikan cumi-cumi, tongkol, dan putihan. Selain itu, juga banyak ikan jenis lain, tapi jumlahnya tidak sebanyak tiga jenis ikan tersebut. “Hari ini pengiriman terbanyak cumi-cumi,” bebernya.

Pedagang ikan lainnya, Saiful, 54, asal Desa Kedungrejo mengaku pengiriman ikan itu dilakukan oleh oleh para nelayan besar. Kalau nelayan kecil, biasanya menjual ikan di sekitar Pelabuhan Brak Kalimoro. “Hanya nelayan besar yang bisa menjual ikan,” cetusnya.

Pengusaha yang menjual ikan ke luar daerah tersebut, sebenarnya merusak harga ikan di wilayah Muncar. Karena banyak dari para nelayan, ikannya dibeli dengan harga murah dan dijual dengan harga mahal. “Ini hanya menguntungkan pengusaha saja, pemerintah juga hanya diam,” katanya.

Saiful menambahkan, saat musim paceklik para pengusaha itu masih terus mempengaruhi nelayan kecil untuk menjual ikan hasil tangkapannya ke luar daerah. Padahal, untuk produksi ikan di wilayah Muncar saja masih dalam kategori kurang.

“Nelayan Bali saja jual ikan disini, tapi nelayan sini malah menjual ke Bali,” ungkapnya.

Loading...


Kata kunci yang digunakan :

Baca Juga :