Cuaca Buruk, Nelayan Muncar Takut Melaut

0
108
Perahu slerek di Pelabuhan Muncar.

MUNCAR – Cuaca yang tidak bersahabat dengan berubah-ubah, membuat para nelayan di pesisir Pantai Muncar harus lempar jangkar. Mereka takut melaut karena cuaca buruk itu membuat angin kencang dan ombak tinggi kemarin (17/10).

Salah seorang nelayan Muncar, Zuhri, 52, mengatakan cuaca yang buruk terjadi di daerah Banyuwangi Selatan sejak sepekan terakhir. Selain sering turun hujan, juga sering datang angin kencang dan ombak tinggi. “Cuaca jelek,” katanya.

Loading...

Cuaca yang tidak bersahabat itu, terang dia, membuat para nelayan jukung tidak melaut. Malahan, para nelayan kapal slerek juga banyak yang memilih beristirahat. “Kalau kapal slerek masih ada yang berani, tapi kalau perahu kecil (jukung) mending minggir dulu sampai cuaca normal,” ujarnya.

Nelayan Muncar lainnya, Yasir, 55, mengaku tidak berani melaut karena cuaca yang sering berubah-ubah. Sebab, bila nekat bekerja bisa bisa membahayakan. “Kalau kapal pecah masih bisa beli lagi, kalau sampai celaka nyawa taruhannya,” ujarnya.

Yasir mengakui meski cuaca tidak menentu dan angin kencang, masih ada nelayan yang nekat melaut. Hanya saja, nelayan yang bekerja itu nelayan kapal slerek. “Kalau jukung banyak istirahat, kalau nekat bekerja paling hanya di skeitar pantai saja,” cetusnya.

Angin kencang yang terjadi di perairan Muncar, itu terasa hingga ke tepi pelabuhan. Perahu nelayan diikat kuat dengan tali agar tidak karam dihempas ombak besar. “Ini mungkin karena perubahan dari musim angin barat daya ke angin timur,” katanya.(radar)

loading...